Bimtek Percepatan Pengembangan Wisata Religi dan Sejarah

Bimtek Percepatan Pengembangan Wisata Religi dan Sejarah

Wisata Religi adalah kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang yang percaya dengan adanya roh-roh nenek moyang atau pendahulu-pendahulunya. Di samping itu wisata keagamaan, etnis dan nostalgia adalah jenis wisata yang erat kaitannya dengan wisatawan/pengunjung yang memiliki latar belakang budaya, agama, etnis dan sejarah yang sama atau segala sesuatu yang berhubungan dengan masa lalunya.

According Jawaharial Nehru that we live in a wonderful world that is full of beauty, charm and adventure. There is no end to the adventures we can have if only we seek them with our eyes open. Increased awareness of the power of tourism as a tool for development and change. It help deal with many poverty and social issues as well as act as a strong supporter of heritage and natural conservation. It has an ability to bring about change and to achieve wide range of social, cultural and economic goals.

The definition of Cultural tourism is the related contemporary and heritage to lifestyle, history, art, architecture, culinary, social and political systems, religions, beliefs, etc that shape people’s way of life. While, Heritage tourism is related to natural, cultural (tangible and intangible) and cultural landscape resources. So Cultural and Heritage tourism is travel directed toward experiencing local traditions, arts, knowledge and heritage while respecting the host community and its surrounding environment (tangible and intangible, included natural resources).

Bimtek Percepatan Pengembangan Wisata Religi dan Sejarah

so, Bimtek Percepatan Pengembangan Wisata Religi dan Sejarah

Objectives cultural and heritage tourism, such as :

  • increasing the competitiveness of asean cultural and heritage tourism products
  • increasing the number of qualified international visitors and distributing to asean countries proportionally
  • enriching the local culture
  • increasing the lenght of stay
  • increasing the visitors’ satisfaction as well as communities’s satisfaction.

Therefore, berkaitan dengan pembahasan di atas maka Yayasan Manajemen Training Centre Indonesia (MTC Indonesia) akan menyediakan pelatihan Bimtek Percepatan Pengembangan Wisata Religi dan Sejarah. Bimtek dan diklat pariwisata ini akan dilaksanakan pada:

Jadwal selanjutnya, silahkan klik link dibawah ini :

APRIL, MEI, JUNI, JULI, AGUSTUS, SEPTEMBER, OKTOBER, NOVEMBER, DESEMBER

Bulan MEI 2017

04–05 Mei /Bali
04–05 Mei /Bandung
04–05 Mei /Batam
04–05 Mei /Jakarta
04–05 Mei /Lombok
04–05 Mei /Makassar
04–05 Mei /Surabaya
04–05 Mei /Yogyakarta
12–13 Mei /Bali
12–13 Mei /Bandung
12–13 Mei /Batam
Bulan MEI 2017

12–13 Mei /Jakarta
12–13 Mei /Lombok
12–13 Mei /Makassar
12–13 Mei /Surabaya
12–13 Mei /Yogyakarta
19–20 Mei /Bali
19–20 Mei /Bandung
19–20 Mei /Batam
19–20 Mei /Jakarta
19–20 Mei /Lombok
19–20 Mei /Makassar
Bulan MEI 2017

19–20 Mei /Surabaya
19–20 Mei /Yogyakarta
26–27 Mei /Bali
26–27 Mei /Bandung
26–27 Mei /Batam
26–27 Mei /Jakarta
26–27 Mei /Lombok
26–27 Mei /Makassar
26–27 Mei /Surabaya
26–27 Mei /Yogyakarta

Berikut kami informasikan Biaya Pelatihan secara swadana hanya menyisihkan : Rp. 4.500.000,- untuk setiap peserta (menginap). Dan untuk peserta yang tidak menginap biaya kontribusi hanya Rp. 3.500.000/peserta. Fasilitas yang akan di terima oleh Peserta Diklat/Bimtek:

- Antar Jemput bandara bagi peserta group (minimal 5 orang)
- BONUS (1 Juta/Peserta**) dan Free 1 Peserta (minimal 10 orang)
- Coffee Break (Breakfast, Lunch dan Dinner)
- Sertifikat Bimtek, Makalah dan Souvenir
- Menginap 3 Malam Twin Share dan Gratis TOUR (Bagi Peserta Menginap)
- Pelatihan selama 2 hari
- Seminar Kit dan Tas Ransel Exclusive
- Free 16 GB flash disk
- Konfirmasi selambat-lambanya H-3 sesuai jadwal kegiatan

Konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi :
– Fax. (021) 22443223
– No. HP : 082211848453 dan 081277862353
– Info Diklat (PIN BB :5CAD37D8)

Bimtek Percepatan Pengembangan Wisata Religi dan Sejarah

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.