Bimtek Risiko Keuangan dan Tata Kelola di BLU Kesehatan
Bimtek & Diklat Risiko Keuangan dan Tata Kelola di BLU Kesehatan Strategi Meningkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Layanan
Badan Layanan Umum (BLU) Kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pelayanan publik di sektor kesehatan Indonesia. Sebagai institusi yang diberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, BLU Kesehatan dituntut mampu memberikan layanan yang berkualitas, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Rumah sakit pemerintah, laboratorium kesehatan, hingga pusat layanan kesehatan tertentu yang berstatus BLU harus mampu menjaga keseimbangan antara kualitas pelayanan dan keberlanjutan finansial. Dalam praktiknya, tantangan terbesar yang dihadapi adalah risiko keuangan dan tata kelola organisasi yang belum optimal.
Risiko keuangan di BLU Kesehatan dapat muncul dari berbagai aspek, mulai dari pengelolaan pendapatan, piutang layanan kesehatan, pengadaan barang dan jasa, hingga pengendalian anggaran operasional. Ketergantungan pada klaim BPJS Kesehatan yang sering mengalami keterlambatan pembayaran juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi stabilitas arus kas rumah sakit BLU. Apabila risiko tersebut tidak dikelola dengan baik, maka dapat berdampak pada terganggunya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, menurunnya kualitas fasilitas, hingga ketidakmampuan memenuhi kewajiban operasional.
![]() |
Selain itu, tata kelola atau governance menjadi elemen penting dalam memastikan BLU Kesehatan berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional. Tata kelola yang baik mencakup penerapan sistem pengawasan internal, kepatuhan terhadap regulasi, manajemen risiko yang terintegrasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Banyak BLU Kesehatan menghadapi tantangan berupa lemahnya pengendalian internal, kurangnya pemahaman terhadap regulasi keuangan BLU, serta belum optimalnya sistem pelaporan dan evaluasi kinerja. Kondisi ini dapat memicu potensi penyimpangan anggaran, inefisiensi operasional, dan menurunnya kepercayaan publik.
Di era transformasi digital dan reformasi birokrasi saat ini, penguatan tata kelola dan manajemen risiko keuangan menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. BLU Kesehatan harus mampu menerapkan prinsip good governance dengan memanfaatkan teknologi informasi, sistem audit internal yang efektif, serta strategi pengelolaan keuangan yang adaptif. Dengan pengelolaan yang tepat, BLU Kesehatan tidak hanya mampu menjaga keberlangsungan layanan, tetapi juga meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Dengan ini kami akan mengadakan bimtek & diklat dengan tema ” Risiko Keuangan dan Tata Kelola di BLU Kesehatan Strategi Meningkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Layanan ” akan dilaksanakan pada :
Berikut tanggal dan lokasi kegiatan yang kami sediakan
Silahkan pilih tempat dan waktunya, jadwal bisa anda lihat dibawah ini :
Jadwal & Lokasi Pelatihan
| TANGGAL | LOKASI KEGIATAN |
|---|---|
| Rabu - Kamis 08 - 09 April 2026 |
|
| Rabu - Kamis 15 - 16 April 2026 |
|
| Jumat - Sabtu 24 - 25 April 2026 |
|
| Selasa - Rabu 28 - 29 April 2026 |
| TANGGAL | LOKASI KEGIATAN |
|---|---|
| Rabu - Kamis 06 - 07 Mei 2026 |
|
| Senin - Selasa 11 - 12 Mei 2026 |
|
| Kamis - Jumat 21 - 22 Mei 2026 |
|
| Jumat - Sabtu 29 - 30 Mei 2026 |
| TANGGAL | LOKASI KEGIATAN |
|---|---|
| Selasa - Rabu 02 - 03 Juni 2026 |
|
| Selasa - Rabu 09 - 10 Juni 2026 |
|
| Rabu - Kamis 17 - 18 Juni 2026 |
|
| Senin - Selasa 22 - 23 Juni 2026 |
Jika anda ingin mengikuti sesuai dengan agenda jadwal yang telah kami buat maka silahkan langsung saja konfirmasi dengan kami. Atau jika ada saran lain mengenai waktu dan tempat maka bisa di diskusikan dengan team kami.
Melalui ini akan membahas secara mendalam mengenai risiko keuangan dan tata kelola di BLU Kesehatan, termasuk tantangan, dampak, serta strategi efektif untuk meningkatkan akuntabilitas dan kinerja organisasi pelayanan kesehatan pemerintah. Risiko keuangan merupakan potensi kerugian yang dapat memengaruhi stabilitas keuangan organisasi akibat ketidakpastian dalam pengelolaan pendapatan, pengeluaran, investasi, maupun kewajiban operasional. Dalam konteks BLU Kesehatan, risiko keuangan berkaitan erat dengan kemampuan institusi dalam menjaga arus kas, efisiensi anggaran, dan keberlanjutan pelayanan kesehatan.



