KesehatanUncategorized

Bimtek Peningkatan Mutu dan Kinerja Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)

Bimtek & Diklat Peningkatan Mutu dan Kinerja Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam Pelayanan Kesehatan Modern

Peningkatan mutu dan kinerja Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. FKTP memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, baik melalui puskesmas, klinik pratama, praktik dokter, maupun fasilitas kesehatan lainnya yang menjadi akses pertama pasien dalam memperoleh layanan medis. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas, maka peningkatan mutu FKTP menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam era transformasi kesehatan saat ini, masyarakat tidak hanya menuntut pelayanan yang terjangkau, tetapi juga pelayanan yang profesional, aman, nyaman, dan sesuai standar mutu kesehatan nasional. Oleh karena itu, setiap FKTP dituntut mampu meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan sumber daya manusia, penerapan standar operasional prosedur (SOP), digitalisasi layanan kesehatan, hingga optimalisasi sistem manajemen mutu. Kinerja FKTP yang baik akan memberikan dampak positif terhadap kepuasan pasien, efektivitas pelayanan, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara umum.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong peningkatan mutu FKTP melalui berbagai kebijakan dan program akreditasi fasilitas kesehatan. Akreditasi menjadi instrumen penting dalam memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan telah memenuhi standar mutu dan keselamatan pasien. Dengan adanya proses akreditasi, FKTP dapat melakukan evaluasi internal secara menyeluruh guna memperbaiki sistem pelayanan, tata kelola organisasi, serta kualitas tenaga kesehatan yang dimiliki.

Peningkatan mutu FKTP juga berkaitan erat dengan kemampuan fasilitas kesehatan dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan perubahan pola penyakit masyarakat. Saat ini, penyakit tidak menular, peningkatan kasus kesehatan mental, serta ancaman wabah penyakit menuntut FKTP untuk lebih adaptif dan inovatif dalam memberikan pelayanan kesehatan primer. Oleh sebab itu, penguatan manajemen pelayanan, peningkatan kompetensi tenaga medis, dan pemanfaatan teknologi informasi kesehatan menjadi langkah penting dalam mendukung kinerja FKTP yang optimal. Dengan ini kami akan mengadakan bimtek & diklat dengan tema ” Peningkatan Mutu dan Kinerja Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam Pelayanan Kesehatan Modern ” akan dilaksanakan pada :

Berikut tanggal dan lokasi kegiatan yang kami sediakan

Silahkan pilih tempat dan waktunya, jadwal bisa anda lihat dibawah ini :

Jadwal & Lokasi Pelatihan

TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
08 - 09 April 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Rabu - Kamis
15 - 16 April 2026
Jumat - Sabtu
24 - 25 April 2026
Selasa - Rabu
28 - 29 April 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
06 - 07 Mei 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Senin - Selasa
11 - 12 Mei 2026
Kamis - Jumat
21 - 22 Mei 2026
Jumat - Sabtu
29 - 30 Mei 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Selasa - Rabu
02 - 03 Juni 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
09 - 10 Juni 2026
Rabu - Kamis
17 - 18 Juni 2026
Senin - Selasa
22 - 23 Juni 2026
Biaya Dan Fasilitas Yang Di Dapat Peserta
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana ke masing-masing peserta/SKPD dengan biaya sebagai berikut :
Rp,- 5.000.000,- (Lima juta rupiah) / Peserta menginap
Rp,- 4.000.000,- (Empat juta rupiah) / Peserta tidak menginap


DENGAN FASILITAS YANG AKAN DITERIMA OLEH PESERTA, Sebagai berikut:
- Pelatihan selama 2 hari / materi sampai selesai
- Peserta menginap (twin-share)
- Seminar kit
- Tas ransel exclusive
- Sertifikat pelatihan
- Coffee break, lunch dan dinner (selama kegiatan berlangsung)
- Antar jemput bandara peserta group minimal 5 orang (peserta wajib konfirmasi)
- Request peserta di luar jadwal yang tidak tercantum di website, minimal 10 peserta
- Konfirmasi pendaftaran peserta selambat-lambatnya H-7
- Daftarkan segera, tempat terbatas

Konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi :




Biaya waktu dan tempat yang tercantum sewaktu-waktu dapat berubah. Terima kasih

Jika anda ingin mengikuti sesuai dengan agenda jadwal yang telah kami buat maka silahkan langsung saja konfirmasi dengan kami. Atau jika ada saran lain mengenai waktu dan tempat maka bisa di diskusikan dengan team kami.

Melalui peningkatan mutu dan kinerja yang berkesinambungan, FKTP diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan kesehatan primer yang unggul, terpercaya, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan demikian, tujuan pembangunan kesehatan nasional untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera dapat tercapai secara maksimal. Peningkatan mutu FKTP sangat penting untuk menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Mutu pelayanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan serta membantu menurunkan angka rujukan yang tidak diperlukan ke rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *