Bimtek Pengelolaan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah untuk Meningkatkan PAD

Bimtek Pengelolaan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah untuk Meningkatkan PAD (Pendapatan Ali Daerah)

Pajak daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah otonom yang terutang oleh orang pribadi/badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Whereas Retribusi daerah adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi/badan.

Pajak Daerah dan Retribusi Daerah adalah pungutan oleh daerah yang merupakan salah satu hak daerah dalam menyelenggarakan otonomi daerah. Furthermore hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) merupakan sebagian sumber Pendapatan Asli Daerah. Selain dari PDRD, sumber PAD juga adalah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Pajak daerah dan retribusi daerah ditetapkan dengan UU terbaru yaitu Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Untuk itu Pemerintahan Daerah dilarang melakukan pungutan atau dengan sebutan lain di luar yang telah ditetapkan UU tersebut.

Bimtek Pengelolaan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah untuk Meningkatkan PAD

thus, Bimtek Pengelolaan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah untuk Meningkatkan PAD

Perbedaan antara pajak dan retribusi adalah :

  • Pembayar pajak tidak menerima imbalan langsung, while pembayar retribusi menerima imbalan/manfaat dari penerima retribusi.
  • Objek pajak bukan merupakan objek retribusi.
  • Pada retribusi berlaku sistem official assessment, while pada pajak berlaku sistem self assessment, official assessment, dan withholding.

Hal ini mengingat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan pendapatan asli daerah dan menjadi sumber pendanaan bagi keberlangsungan pembangunan daerah dalam kerangka otonomi daerah. Therefore, sebagai media riset pendidikan dan pelatihan formal maka Yayasan MTC Indonesia akan menyelenggarakan pelatihan di bidang perpajakan dengan tema ” Bimtek Pengelolaan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah untuk Meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) “. Pelatihan pajak ini akan diselenggarakan pada :

Jadwal pelatihan selanjutnya, silahkan klik link dibawah ini :

JANUARI, FEBRUARI, MARET, APRIL, MEI, JUNI, JULI, AGUSTUS, SEPTEMBER, OKTOBER, NOVEMBERDESEMBER

Bulan FEBRUARI 2017

24–25 Feb /Bali
24–25 Feb /Bandung
24–25 Feb /Batam
24–25 Feb /Jakarta
24–25 Feb /Lombok
24–25 Feb /Makassar
Bulan FEBRUARI 2017

24–25 Feb /Malang
24–25 Feb /Surabaya
24–25 Feb /Yogyakarta
27–28 Feb /Bali
27–28 Feb /Bandung
27–28 Feb /Batam
Bulan FEBRUARI 2017

27–28 Feb /Jakarta
27–28 Feb /Lombok
27–28 Feb /Makassar
27–28 Feb /Malang
27–28 Feb /Medan
27–28 Feb /Surabaya
27–28 Feb /Yogyakarta

Berikut kami informasikan Biaya Pelatihan secara swadana hanya menyisihkan : Rp. 4.500.000,- untuk setiap peserta (menginap). Dan untuk peserta yang tidak menginap biaya kontribusi hanya Rp. 3.500.000/peserta. Fasilitas yang akan di terima oleh Peserta Diklat/Bimtek:

- Antar Jemput bandara bagi peserta group (minimal 5 orang)
- BONUS (1 Juta/Peserta**) dan Free 1 Peserta (minimal 10 orang)
- Coffee Break (Breakfast, Lunch dan Dinner)
- Sertifikat Bimtek, Makalah dan Souvenir
- Menginap 3 Malam Twin Share dan Gratis TOUR (Bagi Peserta Menginap)
- Pelatihan selama 2 hari
- Seminar Kit dan Tas Ransel Exclusive
- Free 16 GB flash disk
- Konfirmasi selambat-lambanya H-3 sesuai jadwal kegiatan

Konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi :
– Fax. (021) 22443223
– No. HP : 082211848453 dan 081277862353
– Info Diklat (PIN BB :5CAD37D8)

Finally Bagi Peserta Bimtek dan Diklat yang ingin Request Jadwal, Lokasi dan Materi Pelatihan sesuai kebutuhan. Silahkan Anda dapat menghubungi nomor 082211848453 atau bisa juga kirim email via cviolera.mtc@gmail.com

Bimtek Pengelolaan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah untuk Meningkatkan PAD

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.